Hanabi Taikai di Takasaki - Fujiharu.com

Hanabi Taikai di Takasaki

Fujiharu.com - Finally, Summer is Coming! Ya, musim panas di Jepang biasanya ditandai dengan berbagai event Hanabi atau kembang api di hampir semua wilayah. Nah, sekarang saatnya  menikmati indahnya Hanabi di negeri Sakura di tahun 2016 di wilayah Takasaki, Gunma. Senangnya! Kali ini judulnya adalah Takasaki no hanabi Taikai 2016.

Nggak niat nonton Takasaki Firework

Awalnya, acara ini kurang menarik bagi aku yang lebih menyukai suasana tenang. Tapi, berhubung diajak temen Jepang yang namanya Tomita, aku kuatkan niat untuk nonton juga. Soalnya beberapa kali dia ngajak jalan bareng Husna, Liya, Aku dan dia, tapi nggak pernah bisa mulu. Maklum, jadwal baito kita yang berbeda dan juga jadwal kuliah dia yang cukup sibuk. 
Suasana kembang api di Takasaki yang meriah

Berhubung Husna balik ke Indonesia, Liya juga baito di Restoran Sushi, so cuma aku aja yang bisa. Biar seru aku ajak anak Indonesia yang lain. Wah responnya bagus banget. Pada mau ikutan. So, karena banyak yang mau ikutan, rencana kita yang sebelumnya berangkat naik mobil kita urungkan, kita memutuskan naik densha. Tapi, kebiasaan dari kita yang nggak bagus membatalkan di saat saat terakhir. Malu banget ama si Tomita. Soalnya udah bilang banyak yang ikutan, eh ternyata pada nggak jadi. Bisa jadi mereka punya rencana lain, tapi ya sebelumnya udah janji, ya ditepatilah. Kalo nggak bisa jauh hari ngasih tau. Ini mah beberapa jam mau berangkat. Capek deh! 

Btw, ngurusi rasa kecewa nggak akan abisnya, aku fokuskan ke nilai positifnya aja. Aku bisa latihan kaiwa ama dia. Soalnya Tomita tuh orang baek banget. 

Bismillah.

Naik kereta ke Takasaki sekitar 200 yen dan ketemu di Takasaki eki. Wah...suasana eki ternyata sangat panas. Gimana nggak panas, disini suasananya emang Natsu banget. Nggak ada AC? Ntahlah, mungkin pihak Jepang pengen hemat kali ya, jadi AC nggak dinyalakan. Sebagai gantinya, ada semacam semburan uap air yang cukup sejuk. Kalo di Indonesia itu semacam kipas angin yang berisi uap air.

Baca Juga:

Suasana kemeriahan acara kembang api di musim panas Gunma

Suasana sangat ramai sekali. Berdesakan. Semacam mudik orang Indonesia atau ketika libur lebaran terus jalan jalan ke tempat wisata. Rame!! Disana sini banyak pasangan muda mudi, anak anak dan orang tua yang memakai yukata. cantik cantik dan cakep orangnya. Ya,,,yang standar juga ada ya, termasuk yang nulis cerita ini. Kikikiki. Suasana yang terlihat mirip sekali dengan film film Jepang saat ada matsuri.

Kalo di film film sih biasanya ketika hanabi meletus, pasangan akan berciuman. Waduh, nggak ada pasangan. Jadi inget inget kalo masih jomblo. Huks!

Di kanan kiri jalan pedagang kaki lima banyak berjualan. Ada yang jualan soba, acar kyuri (timun) dan lainnya. Kebanyakan adalah minuman dingin dan bir.Disekitar area matsuri banyak sekali barang yang kalo orang bali menyebutnya ogoh ogoh. Barang ini diarak sepanjang jalan dan hanabipun mulai dinyalakan. Indah banget warna warni sinarnya. Kira kira berapa duit ya yang dikeluarkan pemerintah.

Eits, dapat info dari Tomita, kalo acara seperti ini biasanya dari pajak warga setempat dan juga pihak sponsor. Hampir mirip di Indonesia, tapi kalo di Indonesia dari sponsor. Kalo dari pajak daerah,,,kayaknya dibunuh rame rame ama rakyat. Secara masih banyak yang kekurangan, eh ini malah dipakai acara "foya foya". Bagi warga Jepang juga, acara ini semacam gerakan untuk menaikan penjualan barang bagi warga sekitarnya. Wow! sedalam itu pemikirannya. 

Di Indonesia, kembang api biasanya dinyalakan saat tahun baru atau perayaan tertentu, bisa pernikahan, hari raya atau ulang tahun perusahaan.

Hanabi taikai kali ini sangat ramai.
Fuji Haru Hi, semoga tulisan sederhana ini bisa membantu.

0 Response to "Hanabi Taikai di Takasaki"

Post a Comment

Ayo berkomentar santun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel