Ikaho One of The Best Destination in Gunma

Fujiharu.com -  Ikaho is one of the best destination that you should go when you are in Gunma Prefecture area. The place is 3 hours from Tokyo. The view is unbeliveable gorgeous. 

"Sumimasen". It's the first line i said when i met them

"Sorry....ain't sorry....." Hahahah that's Beyonce song. So sorry. "I woke up like this." Sorry, that Beyonce's line in flawless song, again! Gotcha! I woke up late! Huks... actually i had already prepare that day to go to Ikaho onsen with my friends. But, i was excited at the night, so i didn't sleep early. That why i woke up late. Eventhough i would go to beautiful place, called Ikaho onsen. This is the best destinantion if you are in Gunma, Japan. So, what's the good thing in Ikaho?

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Transportation: 

Train :     Maebashi Station to Shin Maebashi Station    140 yen, 4 minutes

               Shin Maebashi Station to Shibukawa Station  240 yen, 14 minutes

Bus   :      Shibukawa to Ikaho    520 yen, 40-50 minutes   

Total transportation : 900 yen x 2= 1800 yen.

Eh, kok langsung dikasih rute transport sih, kan itu bisa diakhir cerita? Biasanya sih gitu kalo di blog yang profesional, tapi ini kan personal, suka suka yang nulis lah. Maklum, aku kalo jalan liat harga juga, sesuai ama kantong nggak jalan jalannya. Kalo bisa bikin bobol, ya mikir beberapa kali.

Balik lagi ke cerita, aku ngrasa ga enak banget ama temen temen ini. Apalagi ada orang Jepang yang terkenal akan ketepatan waktunya. Hampura!!!! Dah mau gimana lagi atuh.
Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Perjalanan menggunakan bus dan kereta

Hei, tadi pake bahasa Inggris, kok sekarang diganti pake bahasa Indonesia lagi? Nggak bermaksud untuk sangat suka bahasa Indonesia, pengennya pake bahasa Inggris biar berguna juga buat orang lain yang nggak bisa bahasa Indonesia, tapi kalo nulis bahasa Inggris serasa otak bolak balik nerjemahin kalimat. Hahahah jadi lah pake bahasa yang cepat dimengerti aku aja. Titik! 

Sepanjang perjalanan menuju shibukawa eki, mereka seolah nggak puas menyalahkan aku yang telat datang. My lovely Jen yang jauh dari Maebashi aja nggak telat, nah ini, penghuni minami cho yang sangat dekat dengan Maebashi eki kok bisa telat. Waduh, mereka pokoknya sukses berat nyalahin aku yang telat. Tunggu pembalasanku! Aku hanya berusaha memasang muka memelas sampai kemarahan mereka reda. Kalo mereka salah, akan aku ungkit seperti luka yang akan aku siram pake cuka! Perih kan? Katanya sih,,,aku juga belum coba.  

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma
Alat Penukar Uang

Tujuan kita kali ini adalah IKAHO! Yeah,,,salah satu onsen yang terkenal di Gunma. Sebenarnya tempat ini udah aku datangi dengan Tomita, Husna dan Liya. Saat itu sepertinya awal spring, tapi dengan mobil pribadi. Sekarang beda suasana. Kita naik kereta dan juga busnya. Beda banget suasananya. Kita bisa melihat hal hal biasa menjadi ga biasa, soalnya cara naik kereta yang beda arah, juga naik bus di wilayah gunma untuk pertama kali. Disini juga aku baru pernah liat alat penukar uang didalam bus. Ingat ya, kalo di Jepang usahakan selalu bawa uang pas, soalnya kalo pake uang yang gede, agak susah ditukar dan juga bikin antri. Kan itu menambah waktu kita dan orang lain. So, be efficient!

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma
Makan di kedai udon terdekat

Ikaho Onsen

Pas kita datang, wow! suasana dingin udah disambut oleh Ikaho. Sebenarnya musim dinginnya belum tiba, masih musim gugur, tapi sepertinya sudah mulai dingin seperti Musim dingin. Utung tadi kita bawa jaket yang cukup tebal, so sedikit terlindungi. 

Baca Juga:

Jalan kesini awalnya bikin bingung. Kok beda dengan ketika dulu pertama datang kesini ya? Kalo pertama datang, aku dan yang lainnya bener bener datang dari bawah tangga Ikaho, tapi yang ini kok dari tengah. Pantesan beda. Saat memasuki tangga tangga Ikaho barulah sadar kalo ternyata Ikaho nggak begitu berubah. 

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Karena waktu yang telah terbuang (karena aku telat datang), maka perjalanan agak kitsui, alias mepet, ga leluasa, agak susah. Karena di Ikaho ada banyak onsen yang bagus, kita berusaha untuk masuk onsen, tapi sebelumnya kita cari destinasi lain terlebih dahulu.

Destinasi yang kita tuju ternyata harus diimbangi dengan perut yang terisi, so kita makan soba di sekitar Ikaho Onsen. Tahu harga dan rasanya? Yeah....tidak seenak yang kita bayangkan, juga harganya cukup mahal. Harus diterima sih, dimana mana tempat wisata pasti harganya mahal. Kalo mau murah ya siapin makanan dari rumah. Haha, berangkat aja telat, mana sempat bikin bento?

Karena ditempat mise tersebut cukup tua dan sendirian dalam melayani pelanggan, kita semua mau bantu membereskan sisa makanan pelanggan sebelumnya, tapi malah ditolak ama penjualnya. Mungkin terkait prinsipnya kali ya, kalo pelanggan raja, so nggak perlu bantu penjual. Padahal kita cuma mau membereskan, tapi ya sudahlah.

Selesai makan, kita lanjut ke.......

Ikaho Shrine

Disini kita bisa liat orang orang yang ngantri untuk berdoa. Sepertinya kuil ini cukup tua dan disegani, soalnya banyak orang yang datang! Mungkin disamping tempat wisata onsen, juga wisata rohani kali ya. Wah...keren juga. Di kuil ini, kamu juga bisa menemukan simbol clan uchiha. Apakah ada hubungan antara clan uchiha dan kuil ini? Entahlah, selain hubungan yang nggak menentu itu, ada sesuatu yang sudah tentu, pasti, tidak diragukan, yakni : KEINDAHAN ALAM IKAHO. Musim gugur atau aki memang saat yang pas buat jalan jalan, soalnya pemandangan jadi makin indah. Daun daun yang menguning dan menua menjadi kecoklatan dan kemerahan menjadi lambang musim gugur yang melegenda di Jepang. Liat aja dikalender ataupun ketik "Aki" di google, maka warna coklat, kuning dan merah mendominasi hampir semua gambar. Kirei!

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Akahashi (red bridge)

Ini adalah Jembatan yang cukup terkenal di daerah Gunma, tepatnya Ikaho. Banyak orang datang untuk mengambil gambar disini. Tempat ini juga memang dikhususkan untuk keindahannya. Ada beberapa lampu yang akan menyinari pohon pohon sekitar, sehingga warna warna musim gugur semakin cantik. Pas datang, macet semacet macetnya. Tumben. Apakah karena malam minggu? Bisa jadi.

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Disini kita sholat dulu, soalnya kita kelupaan. Astagfirullah. Kita wudhu dan mencari tempat yang agak sepi. lalu kita dapat spot parkir yang dirasa sepi, nah karena kita ke tempat sepi, maka beberapa orang yang parkir ataupun yang melihat kita agak aneh. Terus ada yang nanya kemana tujuan kita. Pas kita bilang sholat, mereka diam dan bingung, dan kita meninggalkan mereka dengan kebingungan itu. Hihihihihi. Alhamdulillah sholat beres, tenang deh, tinggal lanjut ke tujuan selanjutnya.

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Ikaho Rope

Wah....apaan ini? Kita menyebutnya gondola. Kalo disini biasa digunakan untuk melihat atau naik ketempat yang lebih tinggi. Bayarnya berapa? Ya cukup murahlah untuk tempat wisata. Kita bisa melihat keindahan Shibukawa dari tempat ini. Wow....indah banget. Its like you, watching Jen, constantly. Beautiful!

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma

Onsen

Akhirnya bisa merasalkan onsen di Ikaho. Bayarnya sekitar 420 yen. Wah...cukup murah untuk daerah wisata. Onsen yang di Maebashi aja sekitar 600 atau 700 yen. Nah ini di onsen asli dengan air geothermalnya malah lebih lebih murah. Wow!

Berapa Gaji Interpreter Bahasa Jepang?

Suasana onsen disini cukup beda dengan tempat lain. Disini serasa gelap sekali, soalnya uap air yang muncul menutupi pandangan, tapi airnya murni alami. Bikin kulit jadi bagus, katanya. Tapi satu yang selalu aku yakini, setiap selesai masuk onsen, badan rileks dan kulit serasa bersih. Segala dekil terkelupas tuntas!

Ikaho tempat wisata Onsen di Gunma
Foto depan onsen di Ikaho

Melihat semua keindahan yang tiada tara ini, seolah mengingatkan firman Allah. Nikmat mana lagi yang kau dustakan?       

0 Response to "Ikaho One of The Best Destination in Gunma"

Post a Comment

Biasakan berkomentar yang santun

Recent Articles

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel