MIB International filmnya standar

Fujiharu.com - TIX ID sedang promo 50% lagi untuk menonton film apapun selama 3 hari di bioskop terdekat. Aku harus menggunakan dengan sebaik mungkin. Film yang menjadi incaran setelah Dark Phoenix adalah MIB International. Tapi, kok kayaknya cukup gagal memukau penonton juga ya, mirip dengan film saga akhir X Men: Dark Phoenix.

MIB International Mengikuti Kegagalannya

Pendapat kurang bagus di film MIB (Men In Black) ini apakah gara gara gagal beli tiket di Summarecon kah atau memang nggak merasa butuh nonton film MIB, makanya nggak begitu excited? 

MIB International memang menjadi film incaran setelah Dark Phoenix, tapi aslinya nggak pengen banget sih. Keinginan nonton hanya kerana ada diskon 50% dari aplikasi TIX ID, makanya aku ingin menggunakannya. That's it.

Balik lagi ke cerita aku uringan tentang menggunakan TIX ID yang gagal berkali kali. Apakah XXI di Summarecon Bekasi menolak TIX ID yang diskon 50% kah? Ntahlah, soalnya gagal berkali kali. Bahkan aku ganti jam menontonpun tetap aja sama: gagal.

Review

IMDB maupun Rotten Tomatoes memberikan angka angka yang jelek untuk film MIB International. Bintang film terkenal sepertinya nggak menjadi jaminan film akan sukses besar di pasaran. 

Baca Juga:

Aku sebetulnya kurang suka jika menonton film setelah melihat nilai review terlebih dahulu. Aku lebih suka lihat trailer langsung. Jika trailernya bagus, maka aku akan nonton, jika jelek ya wassalam, nggak akan ingat samasekali.

Gambang terlupakan

Banyak orang yang berpendapat bahwa film MIB gampang terlupakan. Untuk penilaian ini, aku sangat setuju. Nggak tahu kenapa filmnya mudah dilupakan. Plot cerita yang diberikan seakan biasa, nggak ada serunya sama sekali. 
Memang benar ada beberapa adegan kocak bidak catur, tapi ya garing gitu.


Untungnya, acting Chris Hemsworth sebagai agen H dan Tessa Thompson sebagai agent M sangat mumpuni dan terasa banget chemistry nya. Selebihnya biasa.

Rasa biasa film MIB International juga bisa dari pengaruh film MIB sebelumnya yang sukses dipasaran. Biasalah, jika ada yang sukses, pastinya akan dibanding bandingkan. Apakah ini karena Avenger Endgame? Hahaha aku kadang sedikit menyalahkan film Marvel yang keren itu. Kenapa? Karena kita seolah diberikan puncak kenikmatan yang tiada tara dalam film. Kini, jika ada film apapun yang bagus masih terasa kurang karena kita telah menikmati yang jauh lebih indah. Manusia serakah! Hihihi.

Meskipun gagal memenuhi ekspektasi penonton, masih layak ditonton kok di hari liburmu. 

Plot

Molly, gadis kecil yang pernah melihat ayah dan ibunya di neutralize dua agent yang menurusi dunia asing. Dia bertekad akan menjadi Men In Black seperti yang dia lihat sewaktu kecil.

Berbagai upaya telah dilakukannya sampai mendaftar di biro FBI. Hanya sayang, keinginan dia untuk menjadi bagian MIB (Men In Black) tidak terlaksana. Otaknya yang cerdas mempelajari berbagai hal tentang makhluk asing tanpa henti. Sampai suatu ketika, sebuah bintang jatuh yang tidak sesuai dengan jalur jatuhnya. Dia beranggapan bahwa inilah alien tersebut.

Berkat keahliannya tersebut, dia akhirnya memergoki alien yang jatuh ke bumi. Dengan informasi itu, ia mengikuti mobil yang mengurusi alien tersebut sampai masuklah dia pada sebuah bangunan yang menuju pada markas MIB.

Film spin off MIB bercerita tentang Molly, gadis Afro American yang bercita cita menjadi agen hebat MIB. Ketika Molly besar diterima MIB, dia bertemu agent H yang diperankan oleh Chris Hemsworth. Kita mengetahui Cris dari actingnya di Thor. 

Bagi kalian yang mau menonton film ini, segera check TIX ID kalian, siapa tahu berkesempatan menonton dengan harga setengahnya.

0 Response to "MIB International filmnya standar"

Post a Comment

Recent Articles

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel