Review: Ex Machina, Robot Masa Depan Berkuasa

Fujiharu.com - Pernah bertemu robot android yang sangat pintar dan mempunyai kesadaran sendiri? Bahkan bisa memanipulasi perasaanmu? Ex Machina adalah film yang cocok dengan deskripsi tersebut. Memang belum menunjukkan akhir dari dunia, tapi dengan kecerdasan yang sekarang dia punya, bukan nggak mungkin dia akan berkuasa dibumi.


Film yang dibintangi oleh Alicia Vikander menarik perhatianku. Actress kelahiran Swedia yang membintangi film Tom Raider membawaku ke film Ex Machina. Salah satu film thriller yang menunjukan betapa hebatnya teknologi Artificial Intellegence (AI). 

Meskipun film Ex Machina kurang menengangkan, tapi aku cukup terhibur bahwa teknologi kemungkinan akan seperti yang ditampilkan dalam film. Ada sebuah robot yang bisa menggambar, bergerak dengan gerakan yang mirip manusia, berfikir, bahkan bisa memanipulasi perasaan manusia. Bayangkan jika benar ada robot seperti yang ada di Ex Machina. Disamping penemuan besar bagi manusia, ada bagian lain yang merasa terancam. Bagaimana jika robot tersebut bernaluri sadis? Bisa bahaya bukan?

Baca Juga:

Plot

Caleb Smith, seorang programmer yang bekerja di perusahaan teknologi diundang oleh CEO nya yang bernama Nathan. Dalam waktu seminggu, Nathan ingin meminta bantuan Caleb untuk mengetes robotnya apakah sesuai yang diinginkan atau tidak. 

Pada awal film, Caleb sangat takjub dengan Nathan, tapi ketika Ava, robot AI mengatakan bahwa Nathan seorang pembohong dan penipu, Caleb mulai meragukan Nathan juga. 

Dari obrolan dan tes yang dilakukan dengan Ava, ternyata bibit perhatian dan cinta Caleb justru tumbuh. Bahkan Ava pun mnegatakan bahwa dia mencintai Caleb. 

Rasa cinta cinta dan perhatian membuat Caleb semakin membuat heran dan penasaran akan apa yang dilakukan Nathan pada robot atau android sebelumnya. Karena Ava akan diganti dan dihancurkan dengan robot yang baru, Caleb pun memutuskan membuat rencana untuk mengeluarkan Ava dari pusat penelitian. Namun sayang, rencana tersebut diketahui Nathan dan hampir gagal.

Hal yang nggak terduga justru Ava muncul dengan idenya sendiri dan keluar dari tempat penelitian sendirian, meninggalkan Caleb di pusat penelitian. Dia menuju dunia luar yang selalu dia dambakan.

Kritik

Meskipun untung yang didapat oleh film Ex Machina nggak begitu besar, tapi sudah cukup menguntungkan. Dari budget yang dikeluarkan sekitar USD 15 juta mendapat untung USD 37 juta.

Yang paling banyak menguntungkan justru prestasi yang dihasilkan oleh film Ex Machina. Pemain film Alicia Vikander bahkan diganjar sebagai artis terbaik dalam beberapa ajang penghargaan. Salah satunya adalah dari Chicago Film Critics Association. Bahkan Academy Award memberikan penghargaan sebagai Best Visual Effects terbaik.

My View

Aku sarankan kamu menonton film Ex Machina karena memang dari segi gambar, sangat indah sekali. Bahkan badan dari Ava, robot androidnya seolah real sekali. Jika ketegangannya lebih tinggi lagi, pasti akan semakin menarik.

0 Response to "Review: Ex Machina, Robot Masa Depan Berkuasa"

Post a Comment

Recent Articles

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel