Review: Dragon Ball Super: Broly

Fujiharu.com - Film Franchise Dragon Ball memang nggak ada matinya. Film ini telah tayang sejak aku masih SD sampai kini telah dewasa. Judul film terbaru Dragon di tahun 2018 adalah Dragon Ball Super: Broly. Film ini mungkin bisa kamu tonton di CGV, satu bisokop yang terkenal menayangkan film film asia atau anime. Jika 21 atau XXI kayaknya aku belum pernah lihat jika film/ anime produksi Jepang muncul.

Aku mengetahui film Dragon Ball Super: Broly ketika aku menonton film lain di CGV, saat itu aku melihat posternya tertempel dibeberapa dinding bersama poster film lain. Karena aku suka sekali film Dragon Ball, maka aku segera cari informasi di internet tentang film baru tersebut. Ternyata sangat keren sekali lho trailernya.

Plot

Sekedar informasi, Broly adalah salah satu manusia saiya yang telah diasingkan sejak kecil. Hal ini dilakukan oleh raja Vegeta (Ayah Vegeta) yang mengetahui bahwa Broly mempunyai kekuatan bertarung melebihi kekuatan anaknya, Vegeta. Karena rasa iri tersebut dan ditakutkan kedepannya akan berimbas negatif pada kehidupan anaknya kelak, maka diungsikanlah Broly ke planet Vampa, planet yang hanya dihuni oleh makhluk buas, tanpa ada manusia satupun.

Baca Juga:

Film Dragon Ball Super: Broly bersetting cerita awal setelah pertarungan antar galaksi. Filmnya juga berplotting mundur dan maju, sekitar 41 tahun yang lalu.
Ketika planet Saiya masih dikuasai raja Cold, ayah Freeza yang melakukan pelimpahan kekuasan dari ayah ke anak. Hal ini diumumkan di depan masyarakat saiya (planet jajahan raja cold).

Saat itu, bayi bayi terkuat dimasukan ke tabung inkubasi. Bayi bayi terkuat ini diukur dengan alat yang diciptakan oleh bangsa dari Freeza. Salah satu bayi terkuat adalah anak dari Paragus. Karena kekuatannya melebihi kekuatan bayi Vegeta, maka dibuang ke planet Vampa.

Mengetahui bahwa Broly, anak dari Paragus dibuang ke planet tak berhuni manusia (Vampa), sang ayah protes ke raja Vegeta. Meskipun protesnya sia sia, dengan berat hati dan dendam membara, dia kabur dan berusaha melindungi anaknya. Akhirnya Paragus juga pergi ke planet Vampa untuk menjaga Broly kecil.

Tanpa disangka, pesawat yang harusnya membawa mereka ke planet yang lebih layak justru rusak. Akhirnya mereka harus bertahan sampai puluhan tahun di planet tersebut berdua, tanpa orang lain.

Dua orang yang dipekerjakan oleh Freeza mencari prajurit kuat diseantoro jagat. Jika mereka berhasil membawa orang tersebut, maka mereka akan diberikan hadiah yang sangat banyak. Ketika keduanya bertemu Broly dan Paragus, mereka membawa keduanya ke pesawat Freeza sebagai persembahan bahwa mereka telah menemukan prajurit kuat.

Dipesawat Freeza, niat untuk menghancurkan Goku dan Vegeta oleh Freeza semakin kuat dan dia mempunyai rencana agar Broly bisa bertarung dengan mereka berdua.

Pertarungan sengitpun tidak terhindarkan. 

Lalu siapakah yang menang dalam pertarungan tersebut?

Film yang ditulis oleh Akira Toriyama sangat menarik untuk ditonton. Seperti yang kita ketahui, ramuan Dragon ball adalah ketika ada orang hebat, diatasnya pasti ada yang lebih hebat lagi. Jika musuh Goku hebat dan Goku kurang hebat, maka semakin sering dan lama dia bertarung dengan lawannya, maka kekuatan Goku juga semakin berkembang.

Untung Besar

Film Dragon Ball Super: Broly juga didapuk sebagai film anime paling sukses karena menghasilkan keuntungan yang luar biasa besar. dari budget sekitar USD 10 juta menghasilkan lebih dari USD 120 juta. Angka yang sangat besar untuk sebuah anime.

0 Response to "Review: Dragon Ball Super: Broly"

Post a Comment

Recent Articles

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel