Sinopsis film Perempuan Tanah Jahanam

Fujiharu.com - Film terbaru karya Joko Anwar membuatku makin cinta dengan karya yang telah ditetaskannya. Perempuan Tanah Jahanam menjadi film kesekian film Joko anwar yang aku nikmati. Film yang membuatku mengulik karya Joko Anwar adalah Pengabdi Setan 2017.


Cast Perempuan Tanah Jahanam

Film Perempuan Jahanam merupakan satu film horor yang aku tunggu tunggu kemunculannya. Awalnya aku kurang ngeh kapan tayangnya, tapi aku sering baca info tentang filmnya. Cast yang akan mengisi film horor terbaru Joko Anwar adalah Tara Basro, Marissa, Ario Bayu dan Christin Hakim.

Jujur, setiap kali akan menonton film, aku akan membuat ekspektasi antara ngantuk atau nggak. Sepertinya itulah patokan film yang membuatku merasa film Perempuan Tanah Jahanam masuk kategori bagus atau nggaknya.

Sudah banyak film film yang aku tonton di bioskop dan membuatku ngantuk berkali kali. Bukan karena capek (mungkin sedikit), tapi karena memang filmnya membosankan dan serasa sayang untuk mengeluarkan uang sekitar 30 ribuan. Film terbaru yang membuatku ngantuk adalah Joker.

Namun, ekspektasi diluar dugaan. Filmnya sangat bagus.

Plot

Dari awal nonton sampai akhir, aku tetap bergeming di tempat duduk bioskop daerah Juanda, Bekasi. Mencoba bioskop terbaru dari satu mall yang baru didirikan. Film Perempuan Tanah Jahanam sungguh luarbiasa karena membuatku kaget dan juga merasakan jijik, horor dan merinding disaat yang sama.

Maya, seorang perempuan muda, 25 tahun yang ke kota dan mencari peruntungan di kota besar. Suatu ketika, dia merasa bahwa usahanya selama ini kurang menguntungkan. Dia ingin pulang ke kampung halaman dan berharap mendapatkan warisan rumah besar dari orang tuanya, meskipun dia nggak begitu kenal dengan mereka. Maya diasuh oleh bibinya yang pendiam dan kurang bercerita banyak pada Maya tentang orangtuanya.

Maya dan Dini, sahabatnya berangkat ke sebuah desa untuk mencari keberadaan rumah warisan Maya. Dia berharap bahwa siapa tahu rumah warisan bisa menambah modal usahanya, apalagi setelah dia melihat sendiri bahwa rumahnya cukup besar.

Namun, keanehan terjadi. Ketika akan menuju desa yang akan ditinggali, berkali kali dia melihat tiga anak perempuan kecil yang berdiri dikegelapan malam. Nggak mungkin hanya bayangan semata karena Maya melihatnya berkali kali.

Desa yang akan dituju rupanya kurang terkenal. Banyak orang yang nggak tahu tempat tersebut. Untunglah ada satu pembawa delman yang pernah sekali ke desa kelahiran Maya.

Maya sebenarnya nama lain yang diberikan bibinya. Sewaktu kecil, Maya dipanggil Rahayu oleh ayah dan ibunya.

Keanehan di desa kelahiran Maya

Di tempat kelahiran Maya, banyak sekali makam bayi. Bayi langsung mati pada saat dilahirkan. Bukan satu atau dua orang, tapi puluhan makam yang telah terbentuk di pemakaman tersebut. 

Agar rencana pencarian rumahnya berhasil, mereka menyamar menjadi seorang mahasiswi yang sedang melakukan riset tentang profesi dalang.

Film semakin horor ketika Dini, teman Maya mengaku bahwa namanya adalah Rahayu, lalu penduduk sekitar membunuhnya dengan bengis. Dini diikat di reruntuhan bangunan tua, lalu lehernya langsung dibeset dengan pisau.

Ternyata darah tersebut digunakan agar kutukan desa menghilang. 

Desa telah terkena kutukan. Setiap ada bayi yang lahir, maka kulitnya akan hilang. Karena ditakutkan kedepannya akan membuat penderitaan pada anak tersebut, maka dibunuhlah bayi tersebut oleh kepala desa yang juga seorang dalang.

Cerita menarik

Aku suka sekali cerita menarik yang disuguhkan Joko Anwar. Dia begitu apik dalam membuat cerita, sehingga asyik untuk dinikmati. Beberapa plot twist bisa aku rasakan. Endingnya apalagi, sungguh menarik.

Kurang sreg

Ada beberapa hal sepele yang aku lihat saat film berlangsung. Mungkin memang cerita bagus sih, tapi entahlah apakah ini benar atau tidak yang aku rasakan berikut.

1. WC duduk

Dipasar yang nggak begitu bagus kondisinya, kok bisa ada wc duduk. Biasanya kebanyakan menggunakan wc jongkok. Mungkin untuk properti film aja kali ya, tapi kurang masuk akal.

2. Ketika Dini dan Maya digantung

Saat Dini atau Maya digantung, aku merasa bahwa tali yang menahan mereka diarea paha masih terlihat jelas. Sepele nggak sih melihat hal hal ini? Cuma kurang sreg aja pas bagian tersebut.

Penilaian

Kalo mau menilai, aku akan kasih film perempuan tanah Jahanam nilai 7.5, soalnya bagus banget. Meskipun rasa takut karena setan nggak begitu ada, suasana horor yang didapat bisa diterima.

Bagi yang belum menonton, ayo segera tonton, jadilah penonton ke sejuta sekian, karena filmnya telah melebihi angka sejuta. Hebat ya.

0 Response to "Sinopsis film Perempuan Tanah Jahanam"

Post a Comment

Recent Articles

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel