Review 'Bonding' film bisnis sexual fetish - Fujiharu.com

Widget HTML Atas

Review 'Bonding' film bisnis sexual fetish

Fujiharu.com - Satu film Netflix bertema sexual adalah Bonding. Film yang rilis tahun 2019 dan sedikit ada fetish di dalamnya. Kenapa? Karena tokoh utama dalam film Bonding berperan sebagai seorang perempuan dominatrix, seseorang yang bertingkah dominan pada pasangannya saat berhubungan.


Film ini cukup menarik ketika hanya dilihat dari trailernya, tapi ketika ditonton lebih jauh, tidak seseru yang dibayangkan. 

Baca Juga: Review 'Almost Family' ayah penyebar donor sperma ilegal

Aku berkesimpulan seperti itu setelah menonton 7 episode yang ditayangkan di streamingnya. Biasanya dalam satu episode film berdurasi sekitar satu jam, tapi untuk Bonding, satu durasinya kurang lebih sekitar 30 menit, mirip durasi sitkom.

Cast Bonding

Terkait cast dalam Film Bonding, ada Zoe Levin sebagai seorang Dominatrix dan teman pria semasa SMA, Brendall Scanell, pria yang berperan sebagai seorang LGBT yang juga sebgai partner in crime dalam filmnya.

Baca Juga: Review film seorang guru 'The Ron Clark Story'

Ide menarik, eksekusi kurang gereget

Seorang pelajar S2 yang mempunyai kerjaan sampingan sebagai seorang dominatrix sangat menarik. Dia harus menghidupi semua kehidupannya sebagai seorang yang bekerja dalam dunia remang remang. Meskipun bukan hubungan badan dalam bisnisnya, tapi hanya sekedar memberikan kepuasan lebih bagi orang orang yang butuh "kepuasan".

Lalu karena butuh asisten, diajaklah teman laki laki SMA nya agar bisnis yang dikerjkan lebih mudah. Lagipula uang yang dihasilkan jauh lebih besar daripada pekerjaan biasa.

Namun, sepanjang fim, aku kurang begitu suka dan tidak mendapatkan kepuasan saat menontonnya. Filmnya terasa datar dan hambar.

Meskipun rencananya akan ada Bonding season 2, aku sepertinya kurang tertarik untuk mengikuti cerita selanjutnya. Ada banyak film serial yang jauh lebih bagus daripada Bonding: Stranger Thing season 4 salah satunya. Acting ciamik dan cerita yang cukup seru bisa menjadi pemicunya.

Baca Juga: Review Film Legally Blonde, pelajaran hidup penting

Plot Bonding

Tiffany, seorang siswi S2 psikologi yang bekerja sambilan sebagai seorang dominatrix pada malam hari yang dibantu oleh teman gay SMA nya, Pete. 

Dalam kehidupan sehari hari, mereka harus menyeimbangkan antara kehidupan pribadi, sekolah dan juga pekerjaanya. Karena merasa kerepotan dalam pekerjaannya sebagai seorang dominatrix, Tiffany akhirnya mengajak Pete sebagai assisten untuk memudahkan pekerjaannya.

Baca Juga: Review film Netflix 'The Perfect Date'

Jumlah uang yang dihasilkan dalam bisnis tersebut juga sangat lumayan.

Bagaimanakah lika liku kehidupan seorang dominatrix yang bekerja untuk memberikan kepuasan kepada pelanggannya?

Silahkan tonton di Netflix!
Fuji Haru
Fuji Haru Hi, semoga tulisan sederhana ini bisa membantu.

No comments for "Review 'Bonding' film bisnis sexual fetish"

Berlangganan via Email