Resensi Film Wonder Woman 1984 - Fujiharu.com
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Resensi Film Wonder Woman 1984

Fujiharu.com - Film Wonder Woman 1984 telah rilis pada 16 Desember 2020 lalu di Indonesia dan dunia. Dan mulai saat itu juga, penonton terpesona oleh kecantikan Gal Gadot dan juga filmnya.

Sinopsis Wonder Woman 1984
IMDB

Wonder Woman 1984 merupakan film sekuel atau film kedua dari film Wonder Woman yang rilis tahun 2017 silam.

Cerita yang disuguhkan dalam film Wonder Woman 84 ini sungguh menghibur dan efek yang ditampilkan juga cukup rapi, sehingga sedap dipandang. 

Menonton film Woder Woman 84 selama 2,5 jam tidak terasa, bahkan kurang. Ingin rasanya menonton kelanjutan cerita yang disuguhkan dalam film tersebut.

Wonder Woman Cast

Cast yang ada dalam film Woder Woman 1984 sangat menawan. Gal Gadot begitu mempesona dari awal film sampai akhir. Bahkan ketika dia menggunakan Golden Armor, pesonanya semakin berbinar. Lalu ada Chris Pine yang menjadi Steve, pacar Wonder woman yang hidup kembali, padahal jika merunut pada setting, harusnya Steve telah meninggal. Dan satu cast yang pantas untuk dipantengi adalah sosok yang memerankan Cheetah: Kristen Wiig.

Awalnya aku ragu, apakah film DC Wonder Woman akan sebagus itu? Seperti yang kita tahu, film DC cukup bagus, tapi terkesan buru buru, sehingga rasa penasaran yang muncul belum terakumulasi sempurna dan langsung disuguhkan cerita DC epik. Kita serasa belum pantas dan akhirnya kurang bagus.

Sangat berbeda dengan Marvel yang begitu ciamik membuat universe nya sehingga orang orang tertarik menonton karena ada beberapa teka teki di beberapa cerita dari suatu film yang saling berkaitan.

Wonder Woman 1984 Trailer

Silahkan kalian tonton trailernya dan pasti tertarik untuk menontonnya. Bukan hanya tampilan mata yang akan membuat wow kalian semua, tapi juga cerita yang disuguhkan cukup menarik.

Baca Juga: Film bagus Jepang Hanzawa Naoki

Beberapa hal yang membuatku tertarik untuk menonton film selanjutnya dari Wonder Woman adalah:

1. Asteria

Asteria disebutkan dalam cerita meninggalkan armor terbaiknya yang bernama Golden Armor. Armor ini merupakan kumpulan armor Amazonian yang diberikan pada Asteria saat amazonian lain menarik diri dalam perang. Asteria lah yang menahan kubu musuh dengan bantuan Golden Armor ini.

Cerita Asteria sangat menarik untuk dibahas. Aku merasa, ini ada kaitannya dengan Wonder Woman yang telah dirilis puluhan tahun silam yang diperankan oleh Lynda Carter. Psst...akan ada cuplikan Asteria di credit scene lho. Jangan pulang duluan.

2. Cheetah

Cerita Barbara, teman kerja Diana yang menginginkan dirinya menjadi seorang yang kuat seperti predator membuat cerita semakin epik. Awalnya aku ragu apakah akan bagus cerita yang disuguhkan oleh Patty Jenkins terkait Cheetah akan bagus atau tidak.

Ternyata hasilnya cukup bagus. Bahkan aku tertarik ingin menonton Cheetah selanjutnya sebagai musuh bebuyutan dari Wonder Woman.

Bahkan dalam scene film ketika Cheetah merobek Golden Armor dengan cakarnya sangat keren. Kekuatan Cheetah ternyata sangat besar karena bisa memporak porandakan Golden Armor yang sangat keren tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Honest Thieft

3. Musuh baru

Musuh yang ada di Wonder Woman bukanlah musuh yang sangat kuat sekali, tapi justru memberikan efek yang bagus karena di film selanjutnya pasti kita akan ingin cerita yang lebih hebat dan pelik. Aku pikir cerita yang disuguhkan saat ini sangat pas.

Musuh Cheetah dan juga manusia yang membuat dirinya seperti Jin sangat memuaskan. Bumbu bumbu tentang dewa dewi Yunani kuno juga akan menarik sekali untuk diikuti.

4. Harus meniru model Marvel

Marvel sangat sukses ketika mengenalkan jagoan ke layar film. Dr Strange, Iron Man, Spider Man, dll. sukses membuat penonton tertarik karena setiap filmnya memberikan teka teki yang hanya bisa ditemukan melalui film superhero lainnya. Hal inilah yang seharusnya ditiru Wonder Woman atau lebih khusus DC agar penonton tertarik mengikuti film film dari DC lainnya.

Baca Juga: Resensi film Shot caller 2017

Plot Wonder Woman 1984

Selepas kematian pacarnya, Steve, Diana alias Wonder Woman yang hampir sama dengan manusia abadi harus merasakan kesendirian dalam hidupnya. 

Dia seolah kehilangan separuh hatinya yang telah pergi.

Suatu ketika, dia bertemu dengan Barbara, scientist baru yang akan bekerjasama dengannya. Dia menunjukkan satu batu ajaib yang jika diucapkan, maka batu tersebut akan memberikan atau mengabulkan keinginan apapun.

Namun, keinginan yang terkabul tersebut harus dibayar mahal oleh siapapun yang mengucapkannya. Diana menginginkan Steve kembali disisinya, namun dia harus kehilangan hal berharga bagi dirinya yaitu kekuatan Wonder Womannya. 

Barbara, rekan kerjanya berkeinginan seprti Diana yang cantik, seksi, pintar, gesit dan tangguh harus berubah menjadi Cheetah dan kehilangan kehangatan, keceriaan yang ada dalam dirinya.

Dunia kacau ketika permintaan demi permintaan terkabul. Bagaimanakah Wonder Women mengatasi semua kekacauan dunia tersebut?

Apakah dia akan melepaskan Steve agar kekuatannya kembali pulih?

Menonton bioskop saat pandemi

Karena aku menonton film Wonder Woman 1984 di bioskop saat pandemi korona berlangsung, maka beberapa protokol kesehatan harus aku ikuti jika ingin aman.

1. Gunakan masker

2. Cek suhu tubuh

3. Selalu memakai handsanitizer

4. Hindari kontak langsung dengan orang lain

5. Hati hati

Baca Juga: Amankah nonton bioskop saat pandemi

Karena beberapa protokol yang dikeluarkan bioskop seperti XXI, 21 atau CGV cukup bagus, kita bisa lebih aman menonton. Salah satunya adalah kursi menonton diselang seling.

Bagi yang merasa takut dan kurang aman dalam menonton, lebih baik hindari dan tetap dirumah.

Post a comment for "Resensi Film Wonder Woman 1984"