Pawang hujan di Mandalika protes dan lapor polisi karena dianggap gagal tangkis hujan

Fujiharu.com – Pawang hujan Sirkuit Mandalika, NTB yang bernama Damai Santoso melaporkan sejumlah media dan akun media sosial ke pihak Polres Lombok Tengah pada Senin, 22/11/2021.

Pawang hujan di Mandalika protes dan lapor polisi karena dianggap gagal tangkis hujan

Indonesia dikenal cukup klenik dalam berbagai hal. Salahsatunya adalah dengan menggunakan jasa pawang hujan agar kegiatan tertentu dijauhkan dari hujan yang akan turun. 

Hujan turun deras saat pertandingan akan dimulai

Namun hujan deras justru terjadi di Sirkuit Mandalika, NTB pada Sabtu, 20/11/2021 lalu yang mengakibatkan genangan air disirkuit maupun sekitar sirkuit. 
 
Akibat hujan deras tersebut, lomba WSBK akhirnya dihentikan dan ditunda keesokan harinya. 
 

Pawang hujan tidak ampuh mengusir hujan

Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika dan sekitarnya rupanya menjadi guyonan di internet. Hujan terjadi karena pawang hujan tidak becus atau tidak ampuh dalam mengusir hujan sehingga Sirkuit Mandalika tergenang air.
Akibat pemberitaan kegagalan dalam menyingkirkan hujan dan foto dirinya yang terpampang di beberapa media dan akun sosial, pawang hujan yang bernama Damai Santoso atau dikenal dengan Amaq Daud (49), melaporkan sejumlah media dan akun media sosial ke Polres Lombok.
Pawang hujan di Mandalika protes dan lapor polisi karena dianggap gagal tangkis hujan
CNN Indonesia
Baca Juga  Album Fearless Taylor Version kembali ke chart no 1 Billboard 200

Amaq Daud melaporkan hal tersebut lantaran merasa difitnah akibat tudingan gagal mengendalikan hujan saat acara balap World Superbike (WSBK). Amaq merasa tidak pernah dilibatkan sebagai pawang hujan saat acara WSBK pada Sabtu (20/11) lalu.

“Karena saya merasa pencemaran nama baik, karena foto saya yang ditampilkan. Sementara saya tidak dipakai (sebagai pawang hujan) saat balapan,” jelasnya dikutip dari CNN Indonesia.
Foto yang terpampang dibeberapa akun dan media sosial tersebut nyatanya merupakan jasa yang Amaq lakukan pada Jumat, 19/11/2021, bukan pada saat perhelatan WSBK dilaksanakan (Sabtu).
Dia mengatakan bahwa dia berhasil menghentikan hujan pada Jumat sebelumnya. Akibat pemberitaan yang tidak benar, dia melaporkan ke polisi dan dia meminta sang pengunggah untuk segera meminta maaf karena dirinya merasa diperolok dan tidak sesuai fakta.
Hujan deras turun pada hari Sabtu, 20 menit sebelum pertandingan WSBK akan dilaksanakan. Akibat hujan deras tersebut, pertandingan ditunda keesokan harinya.

Atlet balap bermain hujan hujanan

Di media sosial ramai menampilkan tim panitia yang bermain air saat hujan deras di Mandalika. Beberapa atlet bahkan tertawa ketika sekitar Mandalika juga terkena genangan air sambil hujan hujanan.
Baca Juga  Beberapa Fakta Serial Film perselingkuhan 'Layangan Putus'