‘Terminator Dark Fate’ seri lanjutan yang buruk?

Fujiharu.com – Seri film Terminator terbaru tahun 2019 lalu banyak mendapatkan kritik buruk yang mengatakan bahwa seri lanjutan Terminator Dark Fate merupakan franchise lanjutan yang sangat buruk. Meskipun salah satu tokoh original dimunculkan, tetap tidak bisa mengangkat pamor film robot masa depan tersebut. Bukti keterpurakan ini adalah penghasilan Box Office yang hampir tidak jauh berbeda dengan budget awal film.


Mengapa film Terminator Dark Fate mendapatkan review atau penilaian yang buruk dari masyarakat? Berikut adalah beberapa alasan yang aku rangkum kenapa film Terminator Dark Fate kurang sukses dipasaran.

1. Tokoh Jhon Connor dimatikan

Permasalahan yang cukup pelik dan membuat film Terminator berkembang adalah karena adanya Jhon Connor yang dilindungi ibunya, Sarah sehingga pengembangan cerita begitu bagus.

Semua yang ada dicerita cukup masuk akal ketika pertaruhan masa depan dibebankan pada Jhon Connor dan ibunya.

Mereka matian matian menjaga Jhon Connor agar tetap hidup dan menghancurkan organisasi busuk Skynet. Tapi ketika diawal film Dark Fate tokoh Jhon Connor dimatikan saat kecil, sungguh membuatku kaget.

Lalu cerita yang akan disuguhkan nanti apa? Memang benar bahwa mereka telah sukses menghancurkan Skynet di film sebelumnya, tapi ketika Jhon Connor mati, lalu ada robot masa depan kembali muncul dan berniat menbunuh perempuan bumi (spanish) yang bernama Dani, membuatku bertanya. “Kok malah kayak kembali ke awal film lagi?”

Apa gunanya pengembangan film dari Terminator awal sampai saat ini jika tujuannya hanya untuk mengulang cerita?

Baca Juga: Review ‘Bonding’ film bisnis sexual fetish

2. Dani sebagai sosok pemberontak yang berani di masa depan

Dani merupakan perempuan spanish yang sangat berani. Karena keberaniannya, dia bisa menjadi seorang pemimpin pemberontakan yang disegani kawan maupun lawan.

Tapi, yang aku rasakan selama film berlangsung, aku sama sekali tidak menemukan sosok pemberani tersebut. Bahkan ketika diceritakan oleh manusia masa depan yang bernama Grace, aku sama sekali tidak mendapatkan vibe atau kesan dari karisma seorang pemberontak yang disegani.

Aku percaya pada acting yang ditunjukkan oleh Natalia Reyes yang berperan menjadi Dani, tapi bentuk tubuh dan attitude yang ditunjukkan kurang memperlihatkan sosok pemberontak yang keren. Apakah karena Dani terlihat seperti anak kecil?

Semoga bisa mencari tokoh yang pas dari segala aspek: Fisik dan juga karakter agar peran yang didalami lebih bagus lagi.

Baca Juga: Review film ‘The Proposal’ sebelum Ryan reynold menjadi Deadpool

3. Artis muda tidak bisa membuat Dark Fate lebih terkenal

Meskipun ada suntikan baru dari beberapa tokoh yang muncul di Dark Fate, nyatanya film masih belum bisa terangkat. Natalia Reyes, Mackanzie Davis, dan Gabriel Luna tidak bisa membuat Dark Fate berjaya. Malah tersungkur sebagai satu film franchise yang cukup bagus diawal franchise.

Baca Juga: Film lawas yang memesona: Pride and Prejudice

4. Sarah Connor asli juga tidak bisa mengangkat film Dark Fate

Sarah Connor asli yang diperankan oleh Linda Hamilton tidak memberikan arti yang berarti pada cast Terminator Dark Fate.

Awalnya aku sangat bersemangat karena ada tokoh original yang muncul dan pasti akan membuat film semakin menyenangkan dan seru. Tapi ketika ditonton, tidak seseru yang dibayangkan.

Bahkan sepanjang film diputar, aku merasa cukup bosan, meskipun pertempuran yang ditunjukkan cukup banyak.

Filmnya kurang menguntungkan

Film Dark Fate berbudget cukup besar karena telah menghabiskan sekitar USD 197 juta dan mendapatkan penghasilan sebesar USD 262 juta. Angka yang tidak cukup besar untuk film sekelas Terminator.

Meskipun film Terminator Dark Fate kurang bagus dari segala aspek, beberapa pertarungan dan cerita yang dimunculkan bisa dijadikan materi baru untuk perbaikan di film selanjutnya.

Baca Juga: ‘The Dressmaker’ film Australia panen penghargan

Aku sangat menantikan cerita kenapa Terminator (Arnold Schwarzenegger) membunuh Jhon Connor, padahal dia sebelumnya sangat melindungi sang bocah. Pasti sangat seru menunggu cerita tersebut. Apakah otaknya telah rusak atau bagaimana?

Cerita selanjutnya yang membuatku sengat menantikan film tersebut lagi adalah ketika robot telah menguasi bumi, menguasai manusia. Bagaimana manusia bertahan dan hidup dalam ketakutan seperti itu?

Semoga film Terminator franchise selanjutnya lebih bagus lagi. Amin.