Cara Produktif Ala Marie Kondo

Cara Produktif Ala Marie Kondo

Menjaga rutinitas cukup susah dilakukan. Bayangkan ketika kamu telah menetapkan sesuatu, tapi hal tak terduga terjadi. Nah, untuk meningkatkan produktivitas, Marie Kondo memberikan beberapa tipsnya yang bisa dibagi bagi dalam project tahunan, pertengahan, bulanan, mingguan dan harian. Dengan menetapkan schedule seperti itu, maka kita bisa mulai mengerjakannya dari harian. Insya allah, nggak akan keluar jalur dari yang direncakan.

5 Tips produktif ala Marie Kondo

Tujuan Marie Kondo adalah agar bekerja bisa seefisien mungkin agar bisa menghabiskan waktu dengan anaknya. Untuk membantu rutinitas orang lain, Marie Kondo membagikan beberapa tipsnya agar tetap produktif dan seimbang antara kerja dan keluarga.

1. Mulai pagimu dengan energi yang baik

Biasanya Marie Kondo bangun jam 06.00 pagi dengan anaknya. Ketika bangun, Marie Kondo membuka seluruh jendela agar udara segar bisa masuk ke dalam rumah. Marie Kondo berusaha agar rumah tetap nyaman dan bisa memberikan energi yang baik sepanjang hari. Dengan melakukan kegiatan ini, Marie Kondo bisa tetap dijalurnya sesuai dengan rutinan yang akan dijalankan.

Baca Juga  Investasi untuk Masa Depan; Jangan Menabung, tapi Berinvestasilah!

Selanjutnya adalah berdoa dan berterimakasih untuk kesehatan keluarga dan tim. Marie Kondo juga memperbarui resolusi sebanyak mungkin untuk hari itu.

Selalu berpakaian kerja meskipun di dalam rumah membuat seseorang bisa lebih produktif. Pakailah sesuatu yang membuatmu merasa percaya diri dan merasa nyaman.

2. Buatlah To Do List Harian

Jika telah duduk di depan meja kerja, Marie Kondo menuliskan to do list untuk hari itu, seperti melipat baju sampai menjawab email. Jika telah selesai, maka aku akan membuat tanda check list karena telah menyelesaikannya. Melihat tanda check list diakhir hari akan membuatmu merasakan perasaan lega.

3. Kerjasama dengan pasangan

Saling berbagi dan diskusi tentang to do list bersama pasangan menjadi kebiasaan. Ketika Marie Kondo menikah, suami dan dirinya menulis semua kegiatan to do list untuk rumah. Jika telah selesai, maka Marie Kondo akan memeberikan tanda check list disampingnya. Dan ketika suaminya melihat tanda tersebut, dia akan berterimakasih dengan memberikan tanda (saling berterimakasih). Proses ini membantu Marie Kondo dan suami sadar tentang pentingnya hidup nayman dalam kebersamaan dan mengerti tugas apa yang pas untuk setiap orang.

Baca Juga  4 Cara belajar bahasa Jepang yang tidak boleh terlupakan

Suami Marie Kondo suka memasak dan Marie suka membersihkan dan merapikannya. Kebanyakan tugas dikerjakan secara natural. Mengetahu dan mengerti hal ini sebelum mempunyai anak akan sangat bermanfat. Sekarang Marie dan suami nggak melakukan kertas check list karena sudah tertanam dan menjadi kebiasaan, tapi mereka berdua saling berbagi tugas kerja.

4. Kosongkan pikiran

Ketika Marie ingin rehat sejenak untuk mensortir pikirannya, dia akan mengambil kertas kosong dan menuliskan apapun yang ada di pikirannya. Dengan begini, dia bisa mengatasi perasaannya, alasan terhadap kecemasan yang dihadapi dan memastikan hal apa yang bisa dan nggak bisa dikontrol.

Salah satu contoh yang membuat Marie cukup kesal adalah ketika anaknya bangun saat jam kerja. Tapi kini dia sadar bahwa hal itu dliluar kontrol kekuasannya. Menyadarai bahwa Marie nggak bisa mengontol apapun membantunya untuk lebih tenang.

Ketika banyak pekerjaan dan dia butuh rehat, dia melupakan segalanya dan hanya menyapu lantai. Membuat tangan tetap sibuk membuat pikirannya tetap tenang.

Baca Juga  Wisata hutan Mangrove Karangsong Indramayu

5. Membuat rutinitas malam hari

Rutinitas malam hari Marie Kondo difokuskan pada menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Ketika kerjaan selesai jam 6 sore, Marie makan malam di rumah dengan keluarga atau kadang kadang mengundang teman untuk makan bersama. Sebelum tidur, Marie membaca buku.

Ketika anak anak tidur, Marie mengganti air dalam vas bunga dan menaruhnya kembali ditempatnya. Karena sudah jadi kebiasaan, maka hal ini bisa selesai dalam waktu kurang dari 10 menit. Jika telah menyelesaikan semuanya, Marie berterimakasih pada mereka karena telah bekerja keras sepanjang hari.

Pada akhirnya, sebelum tidur, Marie menyemprot wewangian dibadan agar bisa istirahat-wangi lavender dan kayu Jepang adalah favoritnya.